Hujan turun deras menjelang bulan sebelas
Menyirami halaman depan yang selama ini gersang
Rerumputannya kembali tumbuh hijau
Yang dulu meranggas dimusim kemerau
Kali kecil naik sampai pinggang
Bau tanah basah menguap dari kebun belakang
Aroma pagi terasa hingga siangSuasana hati sejuk riang
Lelah luluh tak tunggu larutwajah – wajah pulas tak berkerutseakan hilang semua kemelutseakan hidup tanpa maut
Aqif , uzair , irfan , danish
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.